Ruang Lingkup Public Relation


A. INTERNAL PUBLIC RELATIONS
    Internal publik relations merupakan bagian dari publik relations yang ditujukan kepada publik intern yakni, khalayak yang bergiat di dalam organisasi yang pada umumnya merupakan karyawan. Internal publik relations adalah usaha-usaha untuk dapat lebih mengeratkan hubungan antara para karyawan, agar mereka lebih dapat mengenal satu sama lainnya termasuk keluarganya. Maka kegiatan-kegiatan olah raga, darma wisata, dan kegiatan kegiatan lainnya dapat dilakukan dan fasilitas-fasilitasnya disediakan. (Abdurrachman, 1995:34).
Internal Publik Relations yang baik adalah memperlakukan setiap karyawan dengan sikap yang sama, tanpa membeda-badakan karyawan. Salah satu usaha yang perlu dilakukan internal publik relations dalam kaitannya menunjukkan perhatian terhadap kemajuan atau kepentingan karyawan, diantaranya mengadakan peningkatan atau memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mengikuti pendidikan lainnya yang mana secara psikologis akan menaikkan martabat karyawan.
Sudah tentu suasana di dalam badan atau perusahaan itu sendiri yang menjadi target Internal Public Relations, terutama kepuasan kerja karyawannya untuk mencapai hubungan langsung dengan perkembangan badan atau perusahaannya. Kegiatan public relations ke dalam perusahaan diperlukan untuk memupuk adanya suasana kerja yang memuaskan dan menyenangkan diantara para karyawannya. Untuk dapat menciptakan keadaan itu semua, perusahaan dapat melalui kegiatan atau kebijaksanaan publik Relationnya, antara lain berusaha mengadakan :
..
-Pengumuman-pengumuman
-Buku pegangan pegawai
-Kontak pribadi
-Pertemuan-pertemuan berkala
-Kotak suara
-Laporan kepada pemegang saham
-Hiburan dan darmawisata
-Olah raga
-Study tour dan pelatihan
-Hadiah-hadiah dan penghargaan. (Kustadi Suhandang) Public Relations perusahaan.
..
Tugas Public Relation Officer untuk memelihara hubungan yang harmonis, sehingga menciptakan kepuasan kerja diantara karyawan supaya organisasi tetap lancar. Adapun tingkatan hubungan itu adalah :
..
1.Hubungan dengan pekerja atau karyawan (employee relation) pada umumnya, beserta keluarga karyawan khususnya.
2.Hubungan dengan pihak jajaran pimpinan dalam manajemen perusahaan (managemen relations), baik di level korporat atau level sebagai pelaksanaan.
3.Hubungan dengan pemilik perusahaan atau pemegang saham/stock holder (Suhandang, 2004:75).
..
Untuk menciptakan kepuasan kerja karyawan juga terdapat pada peranan internal public relation. Internal publik relation dimaksudkan sebagai salah satu bentuk dari publik relation yang menitikberatkan kegiatannya kedalam (Suhandang, 2004:74). Internal Publik relation dilaksanakan untuk menciptakan komunikasi yang bersifat “two ways communications”.
Dalam setiap perusahaan, aset yang cukup penting adalah karyawan atau pekerja itu sendiri, yang mana masing-masing berkitan erat dengan status atau kedudukan antara satu dengan yang lainnya serta terdapatnya perbedaan-perbadaan yang antara lain tingkat kemampuan, pengalaman, tingkat pendidikan, gaji, usia dan lain-lain. Perbedaan tersebut terjadi dikarenakan dari prinsip dasarnya keseluruhan dipengaruhi oleh lingkungan hidup secara individu-individu. Berdasarkan hal tersebut, maka perusahaan perlu untuk memfungsikan internal publik relation dalam menangani masalah-masalah yang mungkin saja muncul akibat perbedaan-perbedaan, baik antara karyawan maupun dengan pimpinan. Maka dapat disimpulkan bahwa internal publik relation bertujuan untuk mempererat hubungan dalam menciptakan kepuasan kerja di dalam organisasi anatara pimpinan dan karyawan dan antara sesama karyawan dalam publik internal.
Seorang publik relation officer harus mampu menyelenggarakan komunikasi yang bersifat informatif dan persuasif, yaitu :
..
1.Mengadakan analisa tentang policy kepegawaian, termasuk gaji atau upah dan kesejahteraan karyawan.
2.Menganalisa apa yang telah dilaksanakan oleh internal publik relation.
3.Mengadakan survey tentang “attitudes” para karyawan terhadap perusahaannya, kebijaksanaan perusahaan dan kegiatan-kegiatan lainnya (Abdurrachman, 1993:35).
..
Adapun maksud dari penjelasan sebelumnya adalah untuk mengetahui sikap para karyawan atau pekerja, seperti sikap acuh tak acuh, salah pengertian, tidak “well informed”, dan lain-lain yang akan menimbulkan sesuatu yang tidak pernah diharapkan serta dapat melakukan pembenahan-pembenahan dalam tujuannya mencapai keuntungan dan kepuasan bersama.
Dalam menciptakan kepuasan kerja karyawan maka kegiatan-kegiatan internal publik relation yang dapat dilaksanakan menurut Abdurrachman (1995:34), yaitu :
..
1.Tertulis, yaitu dengan menggunakan surat-surat, papan informasi, bulletin.
2.Lisan, yaitu mengadakan rapat, diskusi, briffing dan sebagainya.
3.Konseling, yaitu kegiatan konsultasi untuk memecahkan persoalan yang dihadapi karyawan atau pekerja.
..
Sangat penting untuk memahami individu-individu, latar belakang, tindakan dan sikap seperti yang mereka lakukan. Juga penting untuk memahami keinginan-keinginannya, harapan-harapannya dan ambisi-ambisinya, bahkan memahami prasangka-prasangkanya.
 
B. EKSTERNAL PUBLIC RELATIONS
    Tidak dapat dipungkiri bahwa kegiatan publik relations memiliki dua fungsi yaitu internal publik relations dan eksternal publik relations. Salah satu tujuan eksternal publik relations adalah untuk mengeratkan hubungan dengan orang-orang di luar badan atau instansi hingga membentuk opini atau pandangan yang menyenangkan terhadap badan itu.
Dalam setiap perusahaan hubungan-bubungan dengan publik luar perusahaan itu merupakan suatu keharusan di dalam suatu usaha untuk :
..
1.Memperluas langganan.
2.Mamperkenalkan produk.
3.Mencari modal dan hubungan.
4.Memperbaiki hubungan dengan serikat-serikat buruh, mencegah pemogokan dan mempertahankan karyawan-karyawan yang cakap, efektif dan produktif dalam kerjanya.
5.Memecahkan persoalan-persoalan atau kesulitan yang sedang dihadapi.
..
Berdasarkan hal tersebut, tugas penting eksternal publik relation adalah untuk mengadakan komunikasi yang efektif serta bersifat informatif dan persuasif yang lebih ditujukan kepada publik di luar badan itu. Eksternal publik relations juga harus melaksanakan tugas-tugas dalam memperoleh dukungan, pengertian dan kepercayaan dari pihak luar yang dapat dilihat dari :
..
-Menilai sikap dan opini terhadap kepemimpinan, terhadap para pegawai dan metode yang digunakan.
-Memberi nasehat dan konseling pada pimpinan tenteng segala sesuatau yang berhubungan dengan publik relations mengenai perbaikan-perbaikan kegiatan.
-Memberi penjelasan-penjelasan yang objektif, agar publik tetap mendapat informasi terhadap aktifitas dan perkembangan badan itu.
-Menyusun staff yang effektif untuk bagian itu (Abdurrachman, 1995:38).
..
Dengan demikian membina hubungan yang baik pada publik ekstern yang merupakan kegiatan humas yang terdiri dari anggota-anggota masyarakat di luar organisasi maupun yang diharapkan atau diduga ada kaitannya dengan organisasi adalah merupakan tugas publik ekstern.


Referensi :
(Abdurrachman, 1995:38)

(Suhandang, Kustadi. 2004. Public Relation Perusahaan. Nuansa. Bandung.)
(slideplayer.info/slide/5248281/)
(related:https://roselitariani.wordpress.com/2010/03/06/kedudukan-public-relations-pada-sebuah-organisasi/ kedudukan public relations) 

Komentar

Postingan Populer